Gangguan Pada Sistem Ginjal

Gangguan ini bisa terjadi pada ibu hamil. Ciri-cirinya adalah sebagai berikut ini :

  • Ciri-Ciri. Ciri ciri yang harus diperhatikan adalah :
    • Ibu hamil sering demam.
    • Air seni berwarna kuning dan keruh.
    • Hipertensi
    • Mual dan muntah.
    • Sakit kepala disertai nyeri.
    • Pinggang nyeri.
  • Penyebabnya. Banyak hal yang bisa menyebabkan gangguan ginjal terjadi pada ibu hamil diantaranya adalah :
    • Ibu hamil kekurangan cairan atau kurang minum ait putih.
    • Terlalu banyak duduk namun asupan mineral tidak terjaga.
    • Minum minuman berenergi.
    • Minum minuman yang manis.
  • Diagnosa. Untuk melakukan diagnosa adanya gangguan ginjal atau tidak diperlukan tes lab. Tes lab itu akan menggunakan air seni ibu hamil.
  • Pengobatan. Pengobatan harus dilakukan di rumah sakit. Hal yang akan dilakukan dokter selama pengobatan :
    • Memberikan obat antibiotik.
    • Dalam kondisi parah ibu hamil akan diberikan cairan intravena.
    • Ibu hamil akan diberikan cairan berupa antibiotik.

Gangguan Pada Jantung

Ibu hamil banyak yang mengalami gangguan kesehatan yang berhubungan dengan pernafasan. Hal itu bisa menjadi indikasi bahwa ibu hamil mengalami penyakit vitium cordis atau gangguan pada jantungnya.

  • Ciri-Ciri. Gangguan jantung memiliki ciri-ciri sebagai berikut ini :
    • Ibu hamil merasakan jantungnya berdebar-debar tanpa sebab.
    • Ibu hamil mengalami sesak nafas, mulai dari ringan sampai dengan sesak nafas berat.
    • Ibu hamil mudah lelah, jika sudah lelah disertai dengan sesak nafas.
  • Penyebabnya. Gangguan jantung disebabkan oleh aliran darah ke jantung ibu hamil tidak lancar sehingga sistem kerja jantung terganggu.
  • Diagnosa. Untuk mengetahui hal tersebut gangguan jantung atau tidak ibu hamil harus berkonsultasi kepada dokter jantung. Melakukan rontgen, jika dalam rontgen tersebut ada pembuluh darah yang tersumbat dokter ahli jantung akan ambil tindakan dengan operasi kecil.
  • Pengobatan. Pengobatan ini harus melibatkan dokter ahli jantung, dokter akan melakukan operasi kecil untuk melancarkan sistem kerja jantung.

Obesitas

Ibu hamil memang wajar jika badannya akan menanjak dari bulan ke bulan. Bahkan saat hamil, ibu hamil berat badannya bisa naik sampai dengan 10kg atau lebih. Hal tersebut adalah wajar karena di dalam kandungan terdapat seroang janin yang terus berkembang dan membesar. Namun ada obesitas yang tidak wajar. Ciri-cirinya adalah berikut ini.

  • Obesitas Yang Tidak Wajar. Jika ibu hamil mengalami hal-hal di bawah ini sebaiknya mulai melakukan konsultasi kehamilan dan cek dokter.
    • Dalam satu minggu atau beberapa hari saja berat badan ibu hamil naik sampai 1 kg.
    • Tumit, tungkai kaki dan mata kaki mengalami pembengkakan.
    • Mengalami hipertensi.
    • Sakit kepala disertai nyeri.
    • Pandangan menjadi berkunang-kunang.
  • Penyebabnya. Jika ibu hamil mengalami gejala dan ciri-ciri di atas, bisa jadi ibu hamil mengalami penyakit pre eklamsia. Penyakit tersebut disebabkan oleh hal-hal di bawah ini :
    • Ibu hamil mengalami kerusakan pada pembuluh darah.
    • Pembuluh darah pada plasenta rusak.
    • Kadar protein di dalam tubuh ibu hamil rendah.
    • Radikal bebas.
    • Faktor keturunan.
    • Defisiensi gizi.
    • Inflames
    • Hipertensi
    • Diabetes
  • Melakukan Diagnosa, Jika ibu hamil mengalami ciri-ciri di atas, ibu hamil harus segera mengkonsultasikan kepada dokter. Dokter akan melakukan hal-hal dibawah ini untuk mengetahui apakah itu pre eklamsia, eklamsia atau bukan.
    • Ibu hamil dengan kondisi kesehatan sebelumnya baik-baik saja misalnya tekanan darah normal sampai usia kandungan 20 minggu.
    • Setelah 20 minggu, ibu hamil mengalami hipertensi dan bobot naik dengan tajam.
    • Ibu hamil mengalami protenuria atau juga oedema maka bisa dipastikan diagnosa tersebut mengarah ke pre eklamsia.
  • Pengobatan. Pengobatan harus dilakukan sedini mungkin bagi ibu hamil yang mengalami pre eklamsia. Caranya adalah sebagai berikut ini :
    • Pengobatan sendiri di rumah. Pengobatan ini bisa dilakukan oleh penderita itu sendiri dengan cara istirahat cukup, menghindari garam, kontrol kehamilan rutin selama 2 kali seminggu dan mengkonsumsi obat untuk mengatasi tekanan darah tinggi.
    • Pengobatan di rumah sakit dokter akan melakukan penanganan dengan merawat pasien dengan kamar anti silau dan tidak bising, memberikan makanan dengan sedikit garam, memberikan cairan infus kurang lebih sebanyak 3000 cc, diberikan luminal dengan dosis 4 x 30mg, oedoma juga bisa diberikan pada pasien.
    • Mengakhiri kehamilan. Memang gangguan selama kehamilan bernama pre eklamsia banyak yang harus berakhir. Hal ini dikarenakan untuk menghindari penyakit berubah menjadi eklamsia. Eklamsia jauh lebih berbahaya dibandingkan pre eklamsia.

Mual Dan Muntah

Ibu hamil dengan usia yang masih sangat muda akan mengalami masa-masa ngidam. Ngidam adalah kondisi dimana ibu hamil merasakan tubuhnya tidak nyaman, perut tidak bersahabat, lemas, mudah lelah, mual dan muntah saat pagi hari. Mual dan muntah adalah hal wajar. Yang tidak wajar adalah saat mual dan muntah terjadi berkepanjangan sampai usia kandungan lebih dari tiga bulan ke atas.

  • Ciri-Ciri Ibu Hamil Dengan Mual Dan Muntah. Tidak semua ibu hamil akan mengalami mual dan muntah. Hal itu dikarenakan kondisi fisik seseorang berbeda antara satu yang lainnya. Ciri-ciri ibu hamil dengan masa ngidam adalah sebagai berikut ini :
    • Pagi hari ibu hamil merasakan pusing dan pandangan berkunang-kunang.
    • Mual saat pagi hari atau mual saat mencium bau dapur.
    • Muntah saat malam hari dan saat pagi hari, terutama jika memakan makanan seperti nasi, sayur dan daging.
    • Ibu hamil merasakan nyeri di ulu hati.
    • Berat badan ibu hamil menurun tajam.
    • Tidak memiliki nafsu makan karena muntah yang terus menerus.
  • Penyebab Ibu Hamil Mual Dan Muntah. Belum diketahui secara pasti mengapa ibu hamil bisa mual dan muntah. Namun perkiraan medis mengatakan bahwa jika seorang wanita yang memiliki riwayat maag atau penyakit lambung saat hamil akan mengalami mual dan juga muntah.
  • Cara Mendiagnosa. Untuk mengetahui apakah muntah tersebut karena kehamilan atau penyakit lambung bidan akan mengecek kondisi lambung ibu hamil. Caranya adalah mengetuk ulu hati dan meraba perut ibu hamil.
  • Cara Mengatasi. Setelah mengetahui penyebab mual dan muntah ibu hamil. Bidan akan memberikan resep anti mual jika memang itu murni akibat kehamilan. Namun jika karena maag, bidan akan memberikan obat pereda dan penghilang sakit maag.